Ringkasan Cepat / TL;DR
Islam wants to kill Valentine's day. It wants to kill incidents like of Layla and Majnun (an Arabic old LOVE Story). Boys and girls falling in love with each other is a door to immodesty.

A Muslim preacher was telling a gathering of Muslims:

  • Islam wants to kill Valentine’s day. It wants to kill incidents like of Layla and Majnun (an Arabic old LOVE Story). Boys and girls falling in love with each other is a door to immodesty.

  • Our total asset regarding LOVE, should only be the love story of the Prophet with 'Aisha. No one can inspire us regarding love more than our prophet.

  • Marry your daughters around puberty, like ’Aisha, so that they get no chance to fall in evil of immodest love of any boy.


But what type of love was that between Muhammad and Aisha:

  • When Muhammad kept on marrying more and more women, and 'Aisha became more and more angry with Muhammad. It went to that extent that 'Aisha told Muhammad that she started doubting Muhammad's prophethood. She told him why Allah HASTENS so much in revealing the Quranic verses which fulfil his sexual desires (Sahih Bukhari, 5113)?

     

Dear Muslims! Please ask yourself this question:

Was love between Layla Manjun really immodest?


Image Format.

Seorang pengkhotbah Muslim mengatakan kepada sebuah pertemuan umat Islam:

  • Islam ingin membunuh hari Valentine. Ia ingin menghentikan insiden seperti Layla dan Majnun (Kisah CINTA Arab kuno). Laki-laki dan perempuan yang saling jatuh cinta adalah pintu menuju ketidaksopanan.

  • Total aset kita mengenai CINTA, seharusnya hanya kisah cinta Nabi dengan ’Aisyah. Tidak ada yang bisa menginspirasi kita mengenai cinta lebih dari nabi kita.

  • Nikahilah putri-putrimu pada masa pubertas, seperti ’Aisyah, agar mereka tidak terjerumus dalam kejahatan cinta tidak senonoh terhadap laki-laki mana pun.


Tapi jenis cinta apa yang ada antara Muhammad dan Aisha:

  • Ketika Muhammad terus menikahi lebih banyak wanita, dan ’Aisha menjadi semakin marah kepada Muhammad. Sampai-sampai Aisha mengatakan kepada Muhammad bahwa dia mulai meragukan kenabian Muhammad. Dia mengatakan kepadanya mengapa Allah TERCEPAT dalam mengungkapkan ayat-ayat Alquran yang memenuhi hasrat seksualnya (Sahih Bukhari, 5113)?

     

Umat ​​Islam yang terkasih! Silakan tanyakan pada diri Anda pertanyaan ini:

Apakah cinta antara Layla Manjun benar-benar tidak sopan?


Format Gambar.

Verifikasi & Selidiki

Semua klaim yang disajikan dalam artikel ini diambil langsung dari sumber utama Islam (Al-Qur'an, Hadis Sahih, dan Tafsir klasik). Pembaca sangat disarankan untuk memeriksa referensi dan memverifikasi konteksnya secara mandiri.

CC0
Dedikasi Domain Publik Creative Commons CC0

Jangan ragu untuk menyalin, menerjemahkan, mengedit, menerbitkan ulang, atau mencetak artikel ini. Tidak memerlukan atribusi.