Ringkasan Cepat / TL;DR
\(2\) Berpurapura sakit kepala parah. Berpurapura sakit perut. Berpurapura pingsan. Dapatkan kepastian dari dokter bahwa puasa tidak aman bagi Anda.

(1) Nasihat nomor satu adalah makan dan minum, tetapi jika ketahuan segera beri tahu mereka: Ahhh! AKU LUPA kalau aku sedang puasa (dan meludahkan apa pun yang ada di mulutmu, dan cobalah lari ke keran air dan tunjukkan bahwa kamu ingin membersihkan mulutmu dan kamu sangat menyesal melupakannya.

(2) Berpura-pura sakit kepala parah. Berpura-pura sakit perut. Berpura-pura pingsan. Dapatkan kepastian dari dokter bahwa puasa tidak aman bagi Anda.

(3) Jika air keran aman, maka diminumlah sambil melakukan Wadhu. Jika tidak, maka ada botol kecil dengan saringan. Simpan botol seperti itu di kamar mandi atas nama penggunaan air yang disaring untuk mencuci gigi dan pasta gigi.

(4) Jika Anda seorang perempuan, maka buatlah alasan untuk menstruasi yang berkepanjangan. 

(5) Jika Anda ingin makan juga, maka "Daging Dendeng" (atau pemican) harus menjadi pilihan pertama Anda (di AS/Eropa), karena sepotong kecil pun akan memberi Anda banyak energi. Di India/Pakistan, Anda dapat membeli "daging sapi pemburu". Di negara-negara Arab, Anda dapat membeli (Arab: الخليع)" yang juga merupakan daging kering (kebanyakan tersedia di Maroko). Pilihan lainnya adalah protein batangan, yang juga dapat membantu Anda mengatasi rasa lapar dalam jumlah kecil. Cobalah untuk tidak memakan makanan yang dapat membuat Anda haus. 

(6) Tarawih: Tidak ada saran pasti bagaimana cara melewatkannya. Meski begitu, salah satu pilihannya adalah dengan berpura-pura Keracunan Makanan, dan muntah langsung di masjid, di tempat terbuka, di depan semua orang, terutama keluarga Anda. Selain itu, Anda juga harus muntah setelah berbuka puasa beberapa kali setelah makan di rumah. 
Berpura-pura muntah jauh lebih mudah daripada berpura-pura sakit perut, dll. Anda hanya perlu mengonsumsi lebih banyak garam dan Anda siap untuk muntah. Dan dibandingkan dengan sakit perut, tidak ada yang akan meragukan Anda setelah muntah sementara semua orang bisa melihatnya dengan matanya sendiri.

(7) Bagaimana cara menghindari bangun pagi di Sahar?
Makan saja saat Sahar, lalu ambil garam dalam jumlah banyak, dan muntahkan setelah puasa dimulai. Beritahu keluarga Anda bahwa waktu makan telah mengganggu perut Anda.

PS: Ada juga cara lain selain garam untuk berpura-pura muntah. Gunakan video Youtube untuk tujuan ini. Anda harus muntah di tempat terbuka (di depan keluarga Anda) satu atau dua kali. Istirahatnya, Anda bisa berlari menuju kamar mandi, menutup pintu dan mengeluarkan suara jika Anda muntah, lalu menyiram airnya. Keluarga Anda akan tetap mempercayai Anda.

Verifikasi & Selidiki

Semua klaim yang disajikan dalam artikel ini diambil langsung dari sumber utama Islam (Al-Qur'an, Hadis Sahih, dan Tafsir klasik). Pembaca sangat disarankan untuk memeriksa referensi dan memverifikasi konteksnya secara mandiri.

CC0
Dedikasi Domain Publik Creative Commons CC0

Jangan ragu untuk menyalin, menerjemahkan, mengedit, menerbitkan ulang, atau mencetak artikel ini. Tidak memerlukan atribusi.